Tampilkan postingan dengan label Telecommunication. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Telecommunication. Tampilkan semua postingan
Jumat, 30 Maret 2018
Cerita Warga Diteror Nomor Misterius Dari Luar Negeri

Cerita Warga Diteror Nomor Misterius Dari Luar Negeri

Foto: thinkstockFoto: thinkstock

Jakarta - Sejumlah warga di beberapa lokasi mendapatkan telepon dari nomor internasional tidak dikenal kemarin sampai hari ini. Ada apa?

Imam, warga Depok, menerima missed call dari nomor telepon +261345176837 pada Jumat (30/3/2018) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Dari kodenya, panggilan telepon itu berasal dari Madagaskar. Merasa heran, Imam tetapkan tidak mengangkat telepon itu.

Pengalaman yang sama dirasakan Lili, warga Jakarta. Dia mendapatkan panggilan telepon misterius kemarin, tepatnya pukul 17.50 WIB. Bedanya, Lili ditelepon nomor +242801130471 yang berasal dari Kongo.

Panggilan telepon dari nomor berkode Kongo juga dialami oleh warga Bandung berjulukan Tias pada kemarin malam. Panggilan telepon itu tidak dijawab sampai berujung jadi missed call.

Cerita Warga 'Diteror' Nomor Misterius dari Luar NegeriFoto: Dok. detikcom


Bila 3 warga tersebut membiarkan panggilan telepon internasional misterius iti menjadi missed call, dongeng berbeda tiba dari warga Depok berjulukan Indah. Dia mendapatkan panggilan telepon dari nomor +242801130493 pada pukul 20.44 WIB. Secara refleks, Indah mengangkatnya.

Terdengar latar bunyi yang ramai dan ucapan 'Hello' dari ujung telepon. Telepon hanya berjalan 9 detik kemudian ditutup. Panggilan telepon itu juga berasal dari nomor berkode Kongo.

Apa yang bahu-membahu terjadi?

'Teror' panggilan telepon dari nomor internasional misterius bukan hanya kali ini terjadi. Pada selesai 2016, sejumlah pengguna telepon melaporkan panggilan dari nomor berkode +77.
Cerita Warga 'Diteror' Nomor Misterius dari Luar NegeriFoto: Dok. detikcom
Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Media Australia, abc.net.au pernah menulis perihal bencana serupa pada Februari 2018 yang lalu.

Sejumlah warga Australia ternyata mengeluhkan hal yang sama, panggilan telepon misterius dari nomor internasional yang berujung missed call. Saat itu, warga Australia melapor sanggup missed call dari nomor Papua Nugini, Kongo, Slovenia, sampai Belgia.

"Ini ialah penipuan telepon premium. Mereka menelepon Anda, membiarkan telepin berdering 1 kali dan mematikannya. Mereka melaksanakan itu berulang kali semoga Anda menelepon balik," kata Komisi Kompetisi Usaha dan Konsumen Australia, Delia Rickard menyerupai dilansir dari ABC.

Jika 'korban' menelepon balik, maka tagihan telepon akan membengkak. Tagihan itu sebagian besar akan masuk ke kantong penipu yang menelepon tersebut.

Cerita Warga 'Diteror' Nomor Misterius dari Luar NegeriFoto: Dok. detikcom

Masih di bulan Februari 2018, media Kanada, Global News melaporkan bencana serupa dialami sejumlah warga. Mereka mendapatkan missed call dari nomor berkode Albania, Macedonia sampai Seychelles.

'Teror' ini dinamakan Wangiri yang berasal dari Bahasa Jepang. Wangiri berarti 'sekali dering dan tutup'. Pengguna telepon yang menerima missed call semacam ini diimbau untuk tidak menelepon balik.

[Gambas:Video 20detik]


Sumber detik.com
Kamis, 29 Maret 2018
Laba Higienis Indosat Tumbuh Rp 1,1 Triliun

Laba Higienis Indosat Tumbuh Rp 1,1 Triliun

Indosat Ooredoo catat pertumbuhan keuntungan higienis Rp 1,1 triliun (Ari Saputra/detikINET)Indosat Ooredoo catat pertumbuhan keuntungan higienis Rp 1,1 triliun (Ari Saputra/detikINET)

Jakarta - Indosat Ooredoo mencatatkan pertumbuhan keuntungan higienis Rp 1,1 triliun, naik 2,8% sepanjang tahun kemudian yang memantapkan posisinya di posisi dua besar seluler.

Dalam catatan kinerjanya, Indosat juga membukukan pendapatan konsolidasi Rp 29,9 triliun, utamanya didukung oleh pertumbuhan pendapatan segmen B2B atau MIDI hampir 10% dan seluler 1,7%.

Pendapatan dari layanan data seluler juga tumbuh pesat 40,2% dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp 14,5 triliun.

Pada tamat 2017, Indosat mengklaim telah dipakai oleh 73 juta pengguna smartphone yang menunjukkan bantuan pendapatan data seluler sekitar 60% terhadap total pendapatan seluler.

President Director & CEO Indosat Ooredoo Joy Wahjudi (kanan)President Director & CEO Indosat Ooredoo Joy Wahjudi (kanan) Foto: Grandyos Zafna


"Kami amat bangga dengan pertumbuhan yang faktual ini. Awalnya dengan banyak sekali tantangan industri yang amat kompetitif, kami memprediksi bahwa perusahaan akan sulit tumbuh," ujar President Director & CEO Indosat Ooredoo Joy Wahjudi dalam paparannya, Jumat (30/8/2018).

Namun dengan banyak sekali inisiatif perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional, fokus terhadap strategi, transformasi bisnis dan organisasi serta marketing produk yang agresif, dinilai telah menunjukkan hasil yang menjanjikan.

"Laba operasional perusahaan tumbuh besar lengan berkuasa dan sehat, meneruskan performa besar lengan berkuasa dibanding tahun sebelumnya. Selama tiga tahun berturut-turut Indosat Ooredoo telah berhasil membukukan pertumbuhan faktual yang menggembirakan," lanjut Joy.

Utang Berkurang

Selain berhasil menaikkan keuntungan bersih, pertumbuhan Indosat juga ditopang oleh efisiensi beban keuangan. Total utang dari proteksi bank dan obligasi pada tahun 2017 juga mengalami penurunan 3,3% atau berkurang Rp 660,2 miliar dibanding tahun 2016 dimana tingkat bunga mengalami penurunan sekitar 0,36% poin.

Porsi utang dalam denominasi USD turun 49,9% dari USD 180,1 juta (mewakili 12,1% dari total utang) pada tahun 2016 menjadi sebesar USD 90,3 juta (mewakili 6,3% dari total utang) pada tahun 2017.

Laba Bersih Indosat Tumbuh Rp 1,1 TriliunGedung Indosat Ooredoo. Foto: Ari Saputra/detikINET


"Dengan ini Indosat Ooredoo telah berhasil mengurangi dampak fluktuasi nilai tukar USD ke rupiah," masih kata Joy.

Sebagai bab dari seni administrasi keuangan, di awal November 2017, lanjut Joy, Perusahaan telah selesai menerbitkan Obligasi dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan Indosat II Tahap II dengan dana penerbitan sebesar Rp 3,42 triliun.

Belanja Modal Rp 8 Triliun

Untuk mendukung perluasan dan seni administrasi ke depan, Joy menjelaskan, Indosat akan terus menambah jumlah infrastruktur jaringannya dan meningkatkan layanan kepada pelanggan dengan jor-joran menganggarkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (Capex).



Indosat telah membangun 4.874 BTS pelengkap dibandingkan tahun sebelumnya, dimana 51% di antaranya merupakan BTS 4G untuk menunjang pertumbuhan penggunaan data yang sangat tinggi. Total jumlah BTS Indosat pada tamat 2017 yaitu 61.357 BTS.

"Indosat amat serius melaksanakan perluasan bisnisnya terutama di luar Jawa. Hal ini ditunjukkan dengan penambahan investasi dan Capex perusahaan menjadi sebesar Rp 8 triliun untuk tahun 2018," kata Joy lagi.

Laba Bersih Indosat Tumbuh Rp 1,1 TriliunTower BTS. Foto: Wisma Putra/detikINET


Peningkatkan Capex ini, kata dia, merupakan wujud keseriusan perusahaan dalam mengeksekusi seni administrasi perusahaan dalam meningkatkan kualitas jaringan, terutama di luar Jawa.

Penambahan nilai investasi ini akan semakin efektif dengan keberhasilan perusahaan menjadi salah satu pemenang lelang frekuensi 2.1 GHz yang diperlukan sanggup mendukung upaya meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan.



Melengkapi inisiatif untuk fokus di luar Jawa, Indosat berhasil menjadi salah satu pemenang dalam tender USO melalui pembangunan 119 BTS USO di banyak sekali kawasan terpencil di 7 provinsi di Indonesia.

Jumlah pelanggan seluler Indosat Ooredoo pada tahun 2017 mencapai 110,2 juta pelanggan, meningkat sebesar 24,5 juta pelanggan dibandingkan dengan tahun 2016.

"Peningkatan ini merupakan hasil dari penawaran produk-produk menarik yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup pelanggan," tutup Joy.

Sumber detik.com
Analisa Potensi Cuan Bisnis Gres Telkomsel

Analisa Potensi Cuan Bisnis Gres Telkomsel

Telkomsel (detikINET/Achmad Rouzni Noor II)Telkomsel (detikINET/Achmad Rouzni Noor II)

Jakarta - Harga saham Telkom semenjak awal tahun terus mengalami fluktuasi. Bahkan baru-baru ini harga saham emiten berkode TLKM tersebut mengalami koreksi yang cukup signifikan.

Lalu bagaimana sesungguhnya kinerja keuangan BUMN telekomunikasi yang menjadi salah satu pelopor IHSG di Bursa Efek Indonesia tersebut?

Victoria Venny, analis saham MNC Securities, menilai secara mendasar kinerja keuangan Telkom sampai final tahun 2017 masih sesuai dengan prediksi yang dibentuk oleh pihaknya.

Pertumbuhan pendapatan dan bottom line masih aktual yang didukung dari bisnis selular melalui Telkomsel. Dalam laporan keuangan Telkom 2017 disebutkan bahwa bisnis Telkomsel menopang 53% revenue Telkom.

"Meskipun ada pergeseran bisnis dari voice dan SMS ke layanan data, namun kami melihat kinerja keuangan Telkom dan Telkomsel masih sangat prospektif. Ini dibuktikan dengan terus meningkatnya revenue dari layanan data Telkomsel dari tahun ke tahun," paparnya dalam analisa yang dirilis Kamis (29/3/2018).

Ditambah lagi setiap tahun dividen payout ratio yang dibagikan Telkom terbilang besar yakni lebih dari 60% dari keuntungan bersih. "Sehingga MNC Securities masih merekomendasikan buy untuk saham Telkom," lanjut Venny.

Dari info memo yang diterbitkan Telkom, pertumbuhan revenue, EBITDA dan net income Telkomsel di tahun 2017 yang kemudian cukup lumayan, yakni tumbuh masing-masing 7,5%, 7,7% and 7,8% YoY.



Potensi Cuan Bisnis Baru Telkomsel dari Kacamata AnalisTelkomsel masih gencar membangun jaringan di pelosok negeri (Foto: Grandyos Zafna/detikINET)


Double Digit

Dari pencapaian di tahun 2017 tersebut, Venny optimistis di tahun 2018 ini kinerja keuangan Telkom dan Telkomsel masih akan meningkat.

Kinerja yang menjanjikan tersebut diperkirakan akan disumbang dari pertumbuhan pendapatan dari bisnis selular khususnya mobile internet Telkomsel.

"Melihat prospek tersebut MNC Securities optimistis pertumbuhan top line dan bottom line Telkomsel masih sanggup terjadi di double digit," kata Venny penuh semangat.

Sentimen pendaftaran prabayar yang selama ini membayang-bayangi perusahaan telekomunikasi dinilai Venny tak akan banyak menghipnotis kinerja keuangan Telkom dan Telkomsel.

Justru dengan adanya pendaftaran prabayar ini bisa memperlihatkan keuntungan tersendiri bagi Telkomsel. Berbeda dengan operator lainnya yang masih terus berjuang untuk mendapat pelanggan dari perang harga dan penjualan starter pack.
.
"Konsumen Telkomsel memang segmented dan sedikit berbeda dari operator lainnya. Dengan mempunyai coverage jaringan yang luas dan terbaik di Indonesia menciptakan konsumen Telkomsel jauh lebih loyal dibandingkan operator lainnya. Kaprikornus berdasarkan saya pendaftaran prabayar ini justru akan memperlihatkan efek aktual untuk Telkomsel dan pada industri telekomunikasi pada umumnya,"papar Venny.

Terlebih lagi sebagai anak perjuangan dari Telkom, menciptakan Telkomsel mempunyai memiliki kemampuan untuk menyebarkan jaringan baik itu backbone maupun last mile sampai pelosok negeri.

Potensi Cuan Bisnis Baru Telkomsel dari Kacamata AnalisTitik-titik pembangunan jaringan Telkomsel (Foto: Grandyos Zafna/detikINET)


Ini dibuktikan pada tahun 2017 yang kemudian Telkomsel berhasil membangun komplemen 31,672 BTS baik itu 3G maupun 4G di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan komplemen BTS gres tersebut, sampai tahun 2017 Telkomsel sudah mengoperasikan tidak kurang dari 160.705 unit atau tumbuh 24,5%. Dari jumlah tersebut 70% merupakan BTS berteknologi 3G dan 4G.

Penambahan jumlah BTS yang sangat pesat tersebut Venny optimistis, Telkomsel sanggup mempertahankan jumlah pelanggannya dan melayani lebih banyak lagi konsumen yang selama ini belum menikmati layanan telekomunikasi.



Potensi Cuan Bisnis Baru Telkomsel dari Kacamata AnalisInfrastruktur jaringan Telkomsel di area tapal batas (Foto: Grandyos Zafna/detikINET)


Dongkrak Revenue Data

Masih berdasarkan info memo yang diterbitkan Telkom, disebutkan bahwa jumlah pelanggan Telkomsel tahun 2017 sudah mencapai 196,3 juta. Jika dibandingkan dengan pelanggan di tahun 2016 yang lalu, jumlah tersebut meningkat 12,9%.

Langkah Telkom dan Telkomsel yang terus menggembangkan bisnis di luar voice, SMS dan data menyerupai gencar menggembangkan bisnis Digital Lifestyle, Mobile Financial Services, Digital Banking dan layanan Digital Advertising, dinilai analis saham telekomunikasi ini cukup tepat.

Dengan akusisi dan penggembangan perjuangan ke bisnis fintech dan IOT, menciptakan potensi pendapatan Telkomsel tidak tergantung lagi dari voice, SMS dan data. Justru penggembangan new business dilihat Venny sebagai potensi pendapatan Telkom dan Telkomsel di masa mendatang.

Pengembangan perjuangan di luar bisnis intinya, dipastikan akan meningkatkan pertumbuhan trafik data Telkomsel. Selama dua tahun terakhir pertumbuhan pendapatan Telkomsel dari layanan data selalu double digit.

Dengan meningkatnya trafik yang berasal dari perjuangan gres menyerupai fintech dan layanan OTT, memperlihatkan optimisme analis saham MNC Securities akan revenue Telkomsel yang terjaga di double digit.

"Revenue layanan data Telkomsel selalu tumbuh double digit dan jumlahnya dari tahun ke tahun terus meningkat. Perubahan teknologi dan kapasitas jaringan yang besar sangat menguntungkan Telkomsel dalam memperbesar revenue di layanan data. Tahun ini saya yakin pertumbuhan revenue data Telkomsel bisa double digit lagi,"ujar Venny.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan oleh Telkom disebutkan, trafik data Telkomsel menggalami kenaikan sebesar 126.2% menjadi 2,168,245 terabyte. Lonjakan trafik tersebut bisa mendongkrak pendapatan Telkomsel dari bisnis layanan data.

Potensi Cuan Bisnis Baru Telkomsel dari Kacamata AnalisMenara radio telekomunikasi yang dibangun Telkomsel (Foto: Grandyos Zafna/detikINET)


Saat ini pendapatan yang disumbang dari Digital Business Telkomsel sudah memegang porsi 42,3% dari total revenue perseroan. Padahal tahun 2016 yang kemudian bantuan revenue data di Telkomsel gres 35,4% dari total pendapatan perseroan.

Kenaikkan revenue Telkomsel tersebut dinilai sangat baik disaat industri telekomunikasi nasional masih diwarnai perang tarif layanan data. Strategi Telkomsel yang tidak pernah mau terpancing dalam perang harga di layanan data dinilai analis saham MNC Securities sudah tepat.

Hal tersebut ditujukan untuk menjaga kesinambungan perjuangan dan kualitas layanan. Venny melihat kualitas dan layanan yang ketika ini diberikan oleh Telkomsel kepada pelanggannya jauh di atas emiten telekomunikasi lainnya.

"Dengan cost structure perusahaan telekomunikasi yang semakin besar, saya melihat potensi perang harga di tahun 2018 tidak akan sebesar di tahun sebelumnya. Dan ini menguntungkan industri telekomunikasi nasional,"pungkasVenny.

Sumber detik.com
Rabu, 28 Maret 2018
Palapa Ring Selesai, Tarif Internet Dijanjikan Sama Rata

Palapa Ring Selesai, Tarif Internet Dijanjikan Sama Rata

Swafoto Menkominfo dengan warga Kepualauan Anambas. Foto: detikINET/Agus Tri HaryantoSwafoto Menkominfo dengan warga Kepualauan Anambas. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto

Jakarta - Keberadaan proyek Palapa Ring tak hanya bertujuan untuk memeratakan susukan internet di seluruh Indonesia. Namun juga selaras dengan sama ratanya tarif internet, baik yang ada di Indonesia barat dengan yang ada di Indonesia Timur.

Seperti diketahui, ketika ini masih ada perbedaan tarif internet, di mana yang paling mencolok harga untuk berselancar di dunia maya bagi warga Papua harus merogoh kocek lebih besar ketimbang warga yang di Pulau Jawa.

"Di timur masih lebih mahal (tarif internet), di Papua, di Maluku itu lebih mahal dibanding di Jawa. Nanti kalau sudah jalan semuanya (Palapa Ring), harus sama (tarif internetnya)," tegas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara ketika kunjungan kerja di Kepulauan Anambas dan Kepuluan Natuna, beberapa waktu lalu.



Menkominfo menyampaikan bahwa orang-orang Indonesia, baik itu yang ada di Indonesia bab barat, tengah, maupun di timur harus dikenakan tarif yang serupa ketika mereka memakai internet.

"Orang Indonesia tetap orang Indonesia, itu yang kami berdiri (melalui proyek Palapa Ring)," kata Rudiantara.

Proyek Palapa Ring yang telah dicita-citakan semenjak belasan tahun lalu, mulai berangsur dirasakan oleh masyarakat di wilayah pelosok. Seperti diketahui proyek tersebut dibagi ke dalam tiga paket, ialah barat, tengah, dan timur.

Palapa Ring Selesai, Tarif Internet Dijanjikan Sama Rata SemuanyaMenkominfo Rudiantara ketika kunjungan kerja di Kepulauan Anambas. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto


Pembangunan tulang punggung kabel serat optik ini dilakukan di kawasan non-komersil. Sehingga, masyarakat tersebut sanggup mencicipi hal yang sama dengan yang dirasakan di Pulau Jawa.

"Untuk Palapa Ring paket barat sudah selesai dikerjakan dan dioperasikan, tinggal nanti operator yang memperluasnya. Sedangkan paket tengah sudah 75% dan paket timur mencapai 40%. Secara konstruksi final 2018 sudah selesai, sehingga 2019 sudah sanggup beroperasi," tutur Menkominfo.



Palapa Ring paket barat membentang kabel optik sejauh 2.275 kilometer, di mana panjang jaringan bahari 1.730 kilometer dan panjang jaringan darat 545 kilometer.

Palapa Ring paket tengah membentang kabel optik 2.995 kilometer, diantaranya panjang jaringan bahari 1.706 kilometer, panjang jaringan darat 1.289 kilometer, dan microwave 7 Hops.

Dan, Palapa Ring paket timur sejauh 6.878 kilometer, ialah panjang jaringan bahari 4.426 kilometer, panjang jaringan darat 2.452 kilometer, dan microwave 59 Hops.

Sumber detik.com
Komentar Dpr Soal Proyek Internet Cepat Di Pelosok Negeri

Komentar Dpr Soal Proyek Internet Cepat Di Pelosok Negeri

Proyek Palapa Ring (detikINET/Agus Tri Haryanto)Proyek Palapa Ring (detikINET/Agus Tri Haryanto)

Jakarta - Komisi I dewan perwakilan rakyat RI ikut angkat bicara soal implementasi proyek Palapa Ring, dimana salah satu paketnya mulai sanggup dirasakan oleh masyarakat di wilayah pelosok negeri.

Seperti diketahui, Palapa Ring yang merupakan proyek nasional pembangunan tulang punggung kabel serat optik ini dibagi ke dalam tiga paket, yakni barat, tengah, dan timur. Berbeda dengan yang lain, pembangunan infrastruktur ini menyasar wilayah non-komersil.

"Dari tiga sektor, barat yang sudah simpulan 100%. Orang mulai sanggup berkomunikasi, maka produktivitasnya akan lebih tinggi untuk menghasilkan produk, di samping untuk pendidikan dan kebudayaan juga," ujar Ketua Komisi I dewan perwakilan rakyat RI Abdul Kharis Almasyhri di Network Operation Center (NOC) dan Beach Man Hole (BMH) Palapa Ring paket barat, Batam, Rabu (28/3/2018).

Dalam kunjungan kerja Komisi I ini, mereka terus mendorong pemerintah untuk menuntaskan proyek Palapa Ring secara kesuluruhan, di mana masih ada dua paket yang belum rampung pengerjaannya, yaitu paket tengah dan timur.

DPR Apresiasi Pelaksanaan Proyek Akses Internet Cepat di PelosokFoto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Mengingat, proyek Palapa Ring ini sudah dicetuskan semenjak belasan tahun yang lalu. Selain itu, masih ada kesenjangan terusan internet antara di Pulau Jawa dengan yang di luar Pulau Jawa.

"Bukan hanya Palapa Ring paket barat saja yang kami tinjau tapi seluruhnya, yang sudah digelar maupun yang akan digelar itu kami tinjau alasannya salah satu fungsi dewan perwakilan rakyat yakni mengawasi," ucap Abdul.


Sebagai informasi, Palapa Ring dikerjakan oleh Badan Aksesibilitas Telkomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui kegiatan Universal Service Obligation (USO).

"Capaian Palapa Ring hingga ahad ke-12 tahun 2018 ini untuk paket barat sudah 100% simpulan dan tinggal proses operasional, kemudian paket tengah sudah 75%, dan paket timur mencapai 40%," ujar Dhia Anugerah Febriansa, Direktur Infrastruktur BAKTI.

Secara keseluruhan, Palapa Ring ditargetkan sanggup simpulan secara konstruksi pada 2018 dan 2019 masyarakat yang ada di seluruh ibukota kabupaten sudah terhubung internet cepat.

"Sehingga jaringan broadband yang dirasakan masyarakat jadi lebih gampang mengakses internet," ucapnya.

Palapa Ring paket barat membentang kabel optik sejauh 2.275 kilometer, di mana panjang jaringan bahari 1.730 kilometer dan panjang jaringan darat 545 kilometer.


Palapa Ring paket tengah membentang kabel optik 2.995 kilometer, diantaranya panjang jaringan bahari 1.706 kilometer, panjang jaringan darat 1.289 kilometer, dan microwave 7 Hops.

Dan, Palapa Ring paket timur sejauh 6.878 kilometer, yakni panjang jaringan bahari 4.426 kilometer, panjang jaringan darat 2.452 kilometer, dan microwave 59 Hops.

Sumber detik.com