Begini Cara Gampang Maksimalkan Kamera Canggih Galaxy S9
06.32 |

Jakarta -
Dengan tagline Camera Reimagined, Samsung membenamkan upgrade signifikan pada kamera Galaxy S9 dan S9+. Dengan kecanggihannya, mungkin banyak pengguna awam minder tidak dapat menggunakannya.
Disebutkan oleh Manager Marketing Mobile Samsung Indonesia Irfan Rinaldi, Samsung menghadirkan kamera belakang tunggal di Galaxy S9 dan kamera belakang ganda di S9+.
Kamera belakang di kedua ponsel ini mempunyai bukaan diafragma yang dapat diubah pengaturannya, yaitu antara bukaan f/1,5 dan f/2,4. Angka bukaan diafragma yang lebih kecil artinya mempunyai bukaan yang lebih besar, sehingga cahaya yang masuk lebih banyak.
"Kameranya ini sudah sangat bagus. Bukaan ini yakni yang terbesar di kelasnya ketika ini untuk di ponsel. Bukan hanya aperture-nya yang diperbesar, tapi ini juga jadi smartphone pertama yang punya dual aperture berbeda di lensanya," papar Irfan di program Ngopi bersama Galaxy S9 dan S9+ di Samsung Galaxy International Experience Store, Rabu (28/3/2018).
![]() |
Opsi ini, mempunyai kegunaan untuk memotret di daerah yang kurang cahaya. Sebaliknya, di f/2,4, cahaya yang masuk lebih sedikit yang mempunyai kegunaan untuk memotret di daerah yang terlalu terang. Bukaan f/1,5 ini juga jauh lebih besar ketimbang di S8 yang bukaannya hanya f/1,7.
"Samsung menyebut pengguna gadget kini itu generasi sosial, mereka suka banget dengan konten visual. Kaprikornus kami hadirkan opsi menciptakan footage yang kelihatan lebih epik dengan Super Slow Mo yang dapat merekam video 960 fps," papar Irfan.
Dengan segala kecanggihannya, apakah sulit memakai kamera smartphone ini? Tenang, kecanggihan ini memang dihadirkan Samsung untuk gampang digunakan. Disebutkan Irfan, ada mode manual maupun otomatis yang dapat dipilih, baik untuk menjepret memakai Super Low Light maupun menciptakan adegan lambat memakai Super Slow Mo.
![]() |
"Buat yang suka ngulik, ada mode manual. Untuk yang lebih gampang dapat pakai mode otomatis. Kaprikornus di Super Slow Mo-nya itu kotak yang menargetkan objek bergerak yang mau dibentuk slow mo ketika mendeteksi, ia akan otomatis merekam slow mo," papar Irfan.
Hal yang sama juga dapat diaplikasikan ketika akan menjepret memakai mode Super Low Light.
"Mode otomatis akan eksklusif switch aperturenya menyesuaikan. Kalau kondisi banyak cahaya ia akan memakai f/2.4 dan jika gelap switch ke f/1.5. Kalau yang suka ngulik setingan, dari kameranya S9 dan S9+ ini pilih mode manual dapat pilih aperturenya, exposurenya dan lainnya," jelas Irfan.
[Gambas:Video 20detik]
Sumber detik.com